Tampilkan postingan dengan label His. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label His. Tampilkan semua postingan

Tanpa Nama (His) #15

>> Selasa, 08 Desember 2015

"Bisa. I have time on Friday night. Mau ketemu dimana?". Dia membalas pesan saya. Baiklah, Jumat adalah tiga hari lagi. Semoga semua berjalan dengan baik. Saya akan menjelaskan semuanya mulai dari titik awal. Saya tidak mau menyesal lagi. Saya tidak mau melarikan diri lagi.

Waktu mungkin sudah memisahkan kami sekian lama, namun, waktu juga yang membuat saya mengerti bahwa ternyata bila perasaanmu sedalam ini, bukankah layak bila diperjuangkan hingga di ujung batas walau mungkin tak berbalas?

Tiga hari terasa tak sebentar. Gugup saya tidak kunjung pergi. Apakah baru dapat hilang dengan sebuah pertemuan?

Read more...

Tanpa Nama (His) #13

>> Minggu, 05 April 2015

"Hey, bisa ketemu minggu ini?", sent to her. I need to meet her. If you think that it's only emotional move from me, you are definitely wrong. I have planned to meet her since last year. Then, why now? I know you would ask about that. My answer is, because i just know that it has to be now. Haha.. Absurd ya jawaban saya?

Sudah satu jam berlalu dan masih belum ada balasan. Saya pun mengirimkan pesan lagi, "Ah, saya lupa. Ini Khiar.". Terkirim.

Read more...

Tanpa Nama (His) #11

>> Minggu, 19 Mei 2013

Kaget, tapi sudah menduga sih, It's not really surprising for such a charming girl like her to have a boyfriend. Kalau dia mau, saya rasa sudah sedari dulu dia pacaran. Kalau saja waktu itu saya tidak menjaga jarak, apakah mungkin saya yang mendampinginya saat ini? Ah, buat apa berandai-andai. Lebih baik saya cepat pergi dari sini sebelum dia melihat saya. Enggan rasanya bila harus melihat senyum cerianya hilang hanya karena saya.

Read more...

Tanpa Nama (His) #9

>> Senin, 10 Desember 2012

I didn't mean to ignore her text, i just didn't know how to reply. Atau mungkin, saya memang tidak mau membalasnya karena takut tidak bisa lepas lagi? Well, i ain't sure. Buat saya, lebih baik dia salah paham atas perlakuan kasar saya daripada dia terluka karena kelembutan saya.

Kami bukan siapa-siapa bagi satu sama lain. Pertemuan kami hanyalah persinggungan antara dua garis yang tak mungkin bertemu. Dia tidak tahu. Dia belum tahu. Saya tahu benar bahwa kami adalah dua lingkaran yang memiliki titik mula dan akhirnya sendiri. Kami hanya bersinggungan sekali waktu di sebuah ruang yang besar.

But, i hope sometimes i can see her smile again, eventhough not for me.

Read more...

Tanpa Nama (His) #6

>> Minggu, 18 November 2012

1 New Message. From her. Saya nggak salah baca nih? Saya harus balas kayak gimana nih? Terus terang saya kaget, kaget banget. Senang juga. Does she miss me? Impossible, i know. Nanti sajalah membalasnya. Saya bingung juga mau membalas apa.

Read more...

Tanpa Nama (His) #4

>> Jumat, 16 November 2012

I am listening to this song now : Loving You is Killing Me by Aloe Blacc. Perfect song for me now, huh? Entah bagaimana tadi malam saya bertemu dengannya. That woman was hanging out with her friends. Kami sempat saling tatap beberapa lama. Saya diam di sana, bingung juga harus bagaimana. Dia cantik sekali, lebih cantik dari yang bisa saya ingat. Oh crap! Bukan itu yang mau saya bilang! Sudah dua bulan sejak 'kejadian' itu. Yasudah lah, tidak perlu dipikirkan. What can i do, by the way? Dia mungkin sekarang sudah benci setengah mati dengan saya. I did it for her at first. I wish her happiness, eventhough without me.

Read more...

Tanpa Nama (His) #2

>> Selasa, 13 November 2012

"Saya pikir kamu beda dari yang lain, ternyata sama aja", ujar saya datar. Saya pun langsung pergi dari situ tanpa mau mendengar apapun yang akan dia katakan. Dia tidak menghentikan atau memanggil saya. saya melangkah mantap. Since i know what will happen if i wait, so i decided to walk away silently. Jika saya menunggu, saya tidak akan sanggup menahan diri untuk bilang, "please jangan pergi, saya nggak mau kamu jauh dari saya". Ujung-ujungnya, kalimat yang keluar malah sesuatu yang tidak menyenangkan. I will try not to make any contact with her. I am gonna miss her so bad. Damn! Tapi seandainya saya tidak selemah itu, pasti tidak akan begini jadinya. Apa yang dia pikirkan sekarang tentang saya?

Read more...

I Wanna Grow Old With You

SCM Music Player - seamless music for your Website, Wordpress, Tumblr, Blogger.

About This Blog

blog ini termasuk newbie karena penulisnya memang masih berstatus 'belajar'..tapi, penulis berharap blog ini dapat menjadi media berbagi pengalaman yang memotivasi dan menginspirasi pembaca dan penulisnya sendiri.. tetap semangat semuanya^^

Lorem Ipsum

Click to view my Personality Profile page

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP