Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Jangan Asal Komentar

>> Kamis, 04 Desember 2014

Lucu ya kalau melihat orang yang tidak tahu apa-apa. tidak tahu alasannya, tidak tahu masalahnya, lalu seenak hati berkomentar pedas dan tidak mengenakkan hati. Saya rasa banyak orang yang sadar tidak sadar pernah juga bersikap seperti itu alias (kalau kata saya) bersikap judgemental.

Saya akui, saya pun pernah seperti itu. Dan sampai sekarang masih terus mencoba memperbaikinya. Yah, paling tidak sudah mengalami peningkatan lah, yaitu dengan cara komentar dalam hati saja. Lalu mencoba memposisikan diri di dia.

Kita, mereka, kamu, dan saya tidak berhak sama sekali untuk menjudge orang lain, IMHO. Komentar dan kritik boleh sekali. Namun lihat dulu benar-benar situasinya, dan sampaikan dengan baik. Kalau orang Jawa bilang, "ojo asal nylekop". Ingat, kata-kata yang sudah diucapkan tidak bisa ditarik lagi. Kalau orang yang dikomentari bisa menyikapi dengan baik sih tidak apa-apa, lha kalau orangnya tersinggung dengan kata-kata kita? Memangnya enak?

Intinya, coba lah lebih berempati. Lebih baik diam daripada berkomentar yang tidak pas. Sebaliknya, untuk orang yang dikomentari, lebih baik balas dengan senyuman dan jangan dengan emosi.

Yosh, sekian curhatan saya. Keep smilling, teman-teman! ^^

Read more...

Menapaki Waktu

>> Jumat, 13 September 2013

Lagi-lagi saya merasa sedang di tengah kekacauan. Sepertinya saya sedang berproses lagi, sedang menghadapi ujian kenaikan kelas dalam hal kedewasaan ;)


In short, saya punya satu, dua, tiga, empat, lima, umm, banyak sekali hal yang ingin saya lakukan! 24 jam terasa tidak cukup. 24 jam terasa sangat sayang dilewatkan begitu saja tanpa melakukan hal yang saya inginkan atau paling tidak melakukan hal yang dapat membantu saya menggapai apa saja yang ingin saya raih.


Seorang sahabat pernah memberi saya dua kado yang mengingatkan saya tentang waktu. Sahabat yang sama, mengingatkan saya tentang pentingnya menikmati momen yang ada di saat saya masih remaja, dan menjelang pernikahan saya. Mungkin dia sudah lupa, tapi saya tidak akan lupa :3


Waktu itu mahal lho, kawan! Jadi jangan lewatkan satu detik pun tanpa melakukan sesuatu yang memang cukup berharga untuk dirimu. Kamulah yang paling bisa menilai yang mana yang cukup berharga untukmu. Iya kan?


Kembali lagi ke kekacauan tadi, kali ini saya harap bisa naik kelas dan ranking 1! Hahaha,, absurd ya? Tidak apalah ya, sekali-kali. Cheers! Enjoy your time ya :)


di dalam kereta, di perjalanan hati
21:32
13.09.13

Read more...

Belajar berdiri lagi, Belajar terbang tinggi

>> Selasa, 27 Juli 2010

Keweron, Selasa, 27 Juli 2010



Seperti kupu-kupu yang baru saja terbangun dari tidurnya dan berusaha mendobrak kepompong yang menyelimutinya, itulah saya saat ini. Seperti kata salah satu teman saya, seperti bayi merangkak yang sedang berusaha berjalan, itulah saya saat ini.


Apa yang terjadi pada saya saat ini bukanlah hal yang pernah saya rencanakan. Saya sadar betul hal ini bukanlah suatu kebanggaan, namun ini adalah salah satu fase yang harus saya lalui dalam hidup saya. Ya benar, saya patah hati. Hubungan yang telah saya jalin selama 4,5 tahun sudah berakhir menjadi sebuah pertemanan. Bukan hal yang mudah tentu saja, tapi saya yakin semuanya akan menjadi lebih baik, untuk dia, saya dan kami. Saya berdoa supaya dia kuat di sana dan bisa menjadi lebih baik tanpa saya.


Hal yang dapat saya ceritakan, bahwa saya merasa jatuh sangat dalam. Saya terluka, saya merasa sakit luar biasa. Banyak hal negatif yang sempat berkeliaran di kepala saya. Dan suatu kebetulan, ini semua terjadi di saat saya sedang jauh dari keluarga dekat dan sahabat-sahabat saya. Tapi, justru dalam kondisi seperti itu, saya menemukan banyak sahabat-sahabat baru yang luar biasa yang membantu saya untuk tetap tegak berdiri. Terima kasih untuk teman-teman satu subunit saya *hana, mbak rina, kingkin, awqi dan igin*. Mereka hebat.


Terima kasih untuk hana, mbak rina dan kingkin yang berkali-kali sabar dan menghibur serta memberi dukungan di saaat tiba-tiba saya menangis atau sekedar tampak murung. Terima kasih sudah sangat sabar ‘mboncengin’ saya setelah berkali-kali saya jatuh dari motor.


Terima kasih untuk sms-sms penyemangatnya juga mbak rin! :)


Terima kasih untuk awqi yang dengan sederhana bilang, “semangat danie!” di saat saya sedang bersedih.


Special thanks untuk igin yang benar-benar meluangkan waktu dan pikirannya untuk membantu saya menjadi diri saya yang baru, yang jauh lebih positif. Terima kasih sudah mendengarkan semuanya, memberi pendapat dan menemani saya berkali-kali hingga dini hari dan kurang tidur. Terima kasih sudah menghibur saya, memberi saya suasana baru dan menyadarkan saya tentang pemandangan di luar sana yang sungguh indah dan membuat hati tenang. Terima kasih sudah mengabadikan banyak momen yang dapat mengingatkan saya bahwa saya yang terluka itu tidak enak dipandang mata. Saya benar-benar berhutang banyak padanya. Berkali-kali saya jatuh dan berkali-kali pula saya ditegur dan diingatkan. Terima kasih banyak.


Terima kasih juga untuk semua sahabat saya yang sangat peduli pada saya *tata, qiezt, mbak ikan, meldha, dede, omiek, yudha, damma, oddie, dll*. Dukungan dan doa kalian untuk yang terbaik buat saya sudah membantu saya bertahan.


Terima kasih untuk tata yang sudah menangis bersama saya, yang sudah membolos rapat unit sebentar untuk mendengar semua cerita saya, dan mendukung yang terbaik untuk saya. Terima kasih ya ta :)


Terima kasih untuk qiezt, mbak ikan, meldha, dede, omiek, yudha, damma, oddie buat support dan doanya via sms. Sayang kalian semua :)


terima kasih untuk teman-teman 1 unit saya juga untuk semuanya:)





Selain sahabat-sahabat saya ini, a bunch of thanks’ dedicated for my mom. Thanks mom! I hope I can be butterfly like what u said. :*
Mungkin saat ini saya masih terbata-bata dan masih melangkah perlahan-lahan menuju kebaikan, namun saya tidak ingin berhenti di jalan. Daniar bisa menjadi kuat dan tegar, saya hanya harus percaya hal itu dan tetap melangkah maju.

Read more...

Berhenti atau Terus Berlari? Apapun itu, Butuh Seorang Pemberani

>> Jumat, 18 Juni 2010


"Mungkin, ada kalanya manusia mengakui bahwa jalan yang dipilihnya harus berhenti di titik tertentu. Tapi, sampai detik ini, saya tidak pernah berhenti, entah karena saya belum sampai di titik itu atau karena saya sudah melewatinya dengan terus maju berjalan". Kalimat itu saya tulis di status Facebook saya dan juga di twitter saya. Saya menulis itu bukan tanpa alasan tentu saja. Semua yang saya pikirkan selalu mempunyai alasan. Saya hanya sedang berada di sini, memikirkan segala hal. Ya, saya memikirkan segala hal. Hampir selalu seperti itu. Mungkin naif mengira saya mampu memikirkan segala hal, tapi itu yang terjadi, saya memikirkan semua hal yang terjadi kepada saya dan bahkan yang tidak terjadi kepada saya. Saya bukan pemikir yang brilliant seperti para filsuf atau yang lain. Saya hanya tidak bisa TIDAK memikirkannya. Hal itu berefek pada baik turunnya mood saya hampir di setiap waktu.

Oh iya, kali ini yang menohok saya adalah bahwa saya sedang memelankan kecepatan berlari saya. Semua sedang mendahului saya, tapi saya tidak peduli. Saya hanya mulai merasa ada yang salah dengan tujuan saya. Okay, mungkin tidak salah, hanya tidak beres. Tujuan saya berlari menjadi samar dan terkadang seakan menyuruh saya berhenti atau berbalik arah. Saya bingung. Bayangkan saja, saat anda sedang berlari kencang dengan jalur yang lurus, tiba-tiba anda di suruh berhenti dan berbalik arah. Anda seketika seperti kehilangan arah tujuan. Kebingungan harus melanggar perintah sengan tetap berlari atau berbalik arah tanpa tahu harus kemana.

Ya, ini absurd. Seperti biasa, yang saya katakan sangat absurd. Saya tidak bisa menceritakan secara gamblang di sini. Saya hanya ingin sedikit melegakan hati. Apalagi saya tidak yakin yang bersangkutan akan membaca tulisan-tulisan saya. Itu berarti saya AMAN. LOL.

Di balik itu semua, sesungguhnya saya berusaha menyiapkan diri untuk segala kemungkinan terburuk, yaitu tiba-tiba harus menemui titik dimana saya memang harus berhenti alih-alih telah melewatinya. Saya memasrahkan hal ini kepada Tuhan. Allah, saya yakin Engkau akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Mu. Apapun itu, semoga Allah memberik saya kebesaran hati. melapangkan jalan, dan keikhlasan yang luar biasa saya butuhkan.

Bila saatnya berhenti, saya tidak perlu menyatakan diri menyerah. Saya tidak kalah, saya tidak menyerah. Justru saya menemukan bentuk kemenangan lain yang juga sama luar biasanya dengan tidak berhenti berlari. Yaitu berani untuk berhenti dan menerimanya dengan lapang hati.

Read more...

Omigosh! I'm a single fighter!

>> Sabtu, 12 Juni 2010



Ketika menilik masa lalu, mencoba mengingat momen-momen penting dan spesial terdahulu, saya menemukan satu kesimpulan : dari dulu hingga sekarang, saya selalu kembali ke titik yang sama dimana saya merasa sendirian. Tentu saja maksud dari sendirian itu bukan makna harafiah. Maksudnya, saya dengan jalan pikiran yang njelimet, menjalani hidup sebagai single fighter untuk hal-hal yang prinsip. Saya tidak tahu apakah setiap manusia pada dasarnya adalah single fighter atau bukan, yang pasti saya merasa seperti itu.

Di setiap fase kehidupan saya, saya selalu mempunyai sahabat-sahabat baik yang luar biasa. Kami memang berjuang bersama-sama, tapi bukan perjuangan yang saya maksud tadi. Wah, ribet juga menjelaskannya, yang pasti, saya adalah single fighter dalam menjalani hidup saya. Terimakasih kepada semua orang yang berada di dalam hidup saya, baik tokoh protagonis maupun tokoh antagonis ;p. Bagaimanapun, kalian semua yang membentuk karakter saya sehingga saya adalah orang yang seperti sekarang ini. Terimakasih banyak.

Read more...

mari kita bermimpi dan segera meraihnya!

>> Rabu, 02 Juni 2010


ah, rasanya sudah tidak sabar untuk segera menggapai apa yang saya citakan. semoga saya bisa meraihnya secepatnya :)

bagaimana dengan anda semua? apakah anda sudah memperpendek jarak antara anda dan mimpi anda? apakah anda juga sama tidak sabarnya dengan saya?? rasanya sudah geregetan deh x) saya masih bertahan hingga detik ini karena masih memegang harapan untuk segera lepas dari kungkungan ini dan tersenyum bahagia nantinya. di saat banyak hal yang 'mengancam' dan 'menghambat', saya tahu saya belum bisa lega dan masih menyimpan semua tekanan-tekanan baik internal maupun eksternal di dalam diri sana. terkadang saya takut tiba-tiba 'meledak' dan tidak terkendali. sudah beberapa kali hal itu terjadi, untungnya, saya masih bisa memberi diri saya sendiri ruang dan kesempatan untuk melampiaskan emosi yang ada.

saya merasa cukup beruntung mempunyai pasangan yang sangat sabar menjadi tempat keluh kesah saya dengan caranya yang cuek dan terkadang menyebalkan, tapi akhirnya selalu membuat saya lega dan tenang ;)

saya juga bersyukur mempunyai sahabat-sahabat hebat yang juga bertahan mendengar cerita saya berulang-ulang, menyemangati saya dan ada untuk saya:)

saya yakin, anda semua juga seberuntung saya, atau bahkan lebih beruntung lagi :D di saat anda merasa sendiri, coba beri anda sedikit waktu untuk melihat kejadian-kejadian di masa lalu dan perhatikan bahwa anda punya orang-orang yang peduli. dengan begitu, anda bisa menge-charge semangat anda lagi. tersenyum lah! balas semua yang menyesakkan anda dengan ketenangan. mari kita sama-sama berjuang untuk secepatnya membuktikan bahwa anda bisa meraih yang anda inginkan dan lepas dari semua tekanan ini. kita pasti bisa!

Read more...

untitled *again*

>> Sabtu, 24 April 2010

perempuan bisa menjadi sangat menakutkan terkadang. perasaan perempuan yang sensitif bisa menjadi kelebihan sekaligus kelemahan. di saat perempuan memberikan sepenuh dan setulus hatinya untuk sesuatu hal yang ia yakini, dia bisa melakukan apa saja, bisa berkorban sebegitu besar dan bisa memiliki kekuatan tambahan. namun, bila ketulusan itu dikhianati, atau tidak dihargai, hatinya bisa membatu, bukan lagi membeku. bagaikan stalaktit es yang tiba-tiba retak dan menghujam ke bumi, perasaan perempuan itu menjadi hancur berkeping-keping. kemungkinan yang lain ialah ia tetap berdiri di sana seakan kehilangan harga diri, menebalkan muka.

rasanya ialah seperti dikhianati diri sendiri. seakan apa yang anda pikirkan selama ini hanyalah harapan dan omong kosong besar! hahaha..miris..
okay, kepala saya sedang penuh dengan uneg-uneg tapi sekarang saya speechless..pheeeww...
to be continued kapan-kapan deh yaa.

Read more...

Berbeda

>> Jumat, 19 Maret 2010

hai dunia! sudah hampir satu bulan sepertinya saya tidak menyapa. malam ini saya sedang heran, bagaimana orang dekat yang jarang sekali berkomunikasi dengan saya berulang kali membuat saya menangis dengan berbagai alasan, seperti malam ini. hati saya sakit rasanya dan saya merasa membenci masyarakat ini.


saya tidak tahu bagaimana mulanya, yang pasti sejak saya mulai mengerti bagaimana hukum sosial ini berlaku, saya menjadi tidak respek dengan kebiasaan dan adat. bukan karena saya berpikir sempit, tapi apa yang saya alami dari kecil hingga kini membuat saya 'belajar' yang berakibat pada mencari jawaban dengan cara yang tidak umum.

apakah menjadi orang yang tidak umum itu adalah suatu kesalahan? saya tidak membenarkan ataupun menyalahkan ketidakumuman itu. dimana tenggang rasa yang kita semua pelajari di mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan sejak SD itu? kemana perginya toleransi, empati dan tenggang rasa itu? jika boleh saya katakan, semua itu tidak objektif.

isi otak saya sekarang ialah pelarian yang walaupun tidak menyelesaikan masalah tapi tampak sebagai pilihan yang menggiurkan. hmmm...entah yang mana yang nantinya saya pilih.

untuk orang-orang yang saya sayang, berjuanglah. lakukan sesuatu yang sesuai dengan hatimu. terkadang saya melihat banyak hal menyedihkan, tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa dan itu menyakitkan. semangat untuk semuanya. terimakasih.

Read more...

tidak jelas-absurd-uneg2

>> Sabtu, 20 Februari 2010

dear siapa saja yang mungkin tidak sengaja terperangkap dalam blog saya ini =,=",

Saya baru merasa gundah gulana *hayyah*. Hmm...mungkin karena baru sensitif saja, tapi saya merasa sangat amat lelah dan ingin sendirian dan terbebas dari segala kewajiban dunia untuk sementara waktu.

ada yang ingin bergabung dengan saya? eh, jangan dink, ntar jadinya saya nggak sendirian dong *aneh*.

kedamaian hati itu benar-benar mahal ya. tidak terbeli dengan uang. tapi kalau sudah damai rasanya semua jadi ringan. hmm..mari kita mulai dengan satu langkah termudah : banyak senyum :)
pasti sudah banyak yang tau kan kalau mulut kita tersenyum maka otak kita akan berpikir bahwa kita sedang senang*walaupun sebenarnya tidak begitu*..semacam sugesti positif.

jadi ingat, beberapa hari yang lalu saya membaca karya Dan Brown yang terbaru-The Lost Symbol. yang bisa saya tangkap bahwa memang kekuatan pikiran manusia itu luar biasa. dan saya juga setuju bahwa pikiran kita adalah tempat dimana kita bisa benar-benar dekat dengan Tuhan. seperti biasa, karya Dan Brown selalu saja keren*lho, malah promosi xD*

postingan saya kali ini memang tidak jelas, jadi untuk yang membacanya mungkin setelah selesai akan mengernyitkan alis dan berpikir bahwa postingan ini tidak penting. hahahaha..maaf ya semuanya. namanya juga anda 'terperangkap' di blog ini, he xD

see ya semuanya..semoga saya bisa posting lagi secepatnya :h *waving*

Read more...

diary jaman dulu bikin malu

>> Rabu, 20 Januari 2010

omigosh, kalo anda bisa melihat ekspresi saya sekarang, anda pasti akan melihat ekspresi orang yang sedang sangat malu dan merasa bodoh dan konyol *blushing*. ada yang bisa menebak apa yang terjadi sehingga saya merasa begitu maluu???pucca_love_11

belum lama ini listrik di rumah saya sedang dipadamkan. saya yang biasanya ngadep di depan laptop dan ol sepanjang hari jadi bingung mau ngapain. akhirnya saya melirik ke rak di atas saya dan mengambil tiga dari banyak diary yang saya punya. diary pertama adalah diary saya waktu SD. saya buka dan saya baca lagi. langsung malu berat begitu sadar saya yang menuliskan itu...hwaaaa....bahasanya, curhatannya membuat saya 'gilo' sendiri pucca_love_12

langsung buru-buru saya tutup dan segera mengambil diary saya yang kedua. diary kali ini saya tulis sepanjang tahun 2004..itu berarti jaman saya SMP. kali ini malunya karena merasa alay banget..oh, sungguh jaman-jaman kebodohan
pucca_love_14

Read more...

Let's move!

>> Senin, 18 Januari 2010


it's been a while since last time i wrote here..umm..a year?? hahahaha..
i have tried to write again in new year, but i never finish it. okay, i wont talk about new year resolution because it's already January 18th, so, i wanna talk about other things.

i'm in holiday now!!! yeahhh!! and many things appear in my mind, and queueing being to be done*hahaha*

well, i'm quite lazy recently. it's not about lazy to study *not just it, i meant*, but lazy to stand up and say hello to world physically. i think i havent done my habbits for a long time and now i'm missing it! what's that? that's my plans. i always make plans, a lot of plans day by day and do at least half of it. but now, i feel unproductive. my brain was complaining all the time because i did nothing with ideas that came to me. now is perfect time to move! yeah, c'mon guys! for everyone who feels so unproductive recently, let's move together with me! just feel the spirit flows in your blood, moving into your heart, passing through it then feel your heart beat. close your eyes a while, take a deep breath, feel relax and smile^^b
let's move!

Read more...

renungan sesaat dan doa

>> Minggu, 01 November 2009


dear dunia,

hari ini saya belajar beberapa hal penting dalam hidup. apakah itu? rahasia! hehehe..yang pasti sekarang saya harus lebih dewasa, lebih bisa memilah dan memilih mana yang pantas dan tidak pantas, lebih bisa menjaga perasaan orang di sekitar saya. let makes my feeling be the last number in my priority list! yeah..

saatnya hidup dengan tidak lagi 'bertanya' tentang saya. saatnya hidup lebih berani, lebih bersemangat dan mencoba menjadi yang lebih baik untuk orang lain. semoga saya akan masih bisa belajar lebih banyak tentang hidup.

Tuhan, terimakasih telah mengingatkan saya. Tuhan, terimakasih telah memberi semua yang selama ini saya punya. Tuhan, terimakasih untuk hidup ini. Saya tidak ingin berpikiran konyol lagi. Tuhan, engkau yang paling tahu doa saya di hari kelahiran saya ini. Apapun itu, semoga selalu menjadi yang terbaik untuk orang-orang yang saya sayangi.amien.

Read more...

Impian-impian yang Ingin Segera Saya Raih

>> Jumat, 23 Oktober 2009

Saya, seperti kebanyakan orang lainnya, mempunyai mimpi. Impian-impian saya sangat besar. Dari impian-impian tersebut ada satu yang merupakan impian dasar dari impian-impian yang lain. Saya ingin segera lepas dari ketergantungan dan hidup mandiri. Dengan kata lain, saya ingin segera pergi dari rumah. Saya ingin menemukan 'home' saya sendiri. Saya ingin pergi jauh dari keluarga. Saya ingin berada di lingkungan baru dimana saya harus survive seorang diri. Saya ingin bisa bebas berekspresi.


Impian itu apakah terlihat simpel? Saya merasa itu hal yang tampak mudah tapi sulit dilaksanakan. Yang ada di pikiran saya saat ini adalah ingin segera bekerja sehingga bisa segera keluar dari rumah dan membiayai hidup saya sendiri.

Saya pun sudah memikirkan garis besar plan A dan plan B dalam hidup saya. Plan B bukan berati plan cadangan. Keduanya adalah plan utama. Plan mana yang akan saya pilih akan tergantung pada pilihan-pilihan yang akan saya buat sebelumnya.

Mau plan A atau plan B, keluar dari rumah adalah step pertama dari kedua plan tersebut. Dan di dalam plan B saya, salah satunya, pencarian saya dengan cara saya sendiri untuk semakin mendekat ke Tuhan saya akan menjadi poin utama. sedangkan di plan A saya, pencarian tersebut bukan dengan cara saya sendiri, melainkan dengan keluarga kecil saya nanti.

Tepat di saat saya menulis tentang hal ini, hati saya sedang dipenuhi keresahan untuk segera mencari 'home' yang nyaman. Saya berharap setelah akhirnya jari saya berhenti untuk bercerita tentang impian saya kali ini, saya bisa merasa sedikit lega.

semoga saya dapat menjadi orang yang lebih positif.
dengan perasaan yang rumit ini saya berbagi,
semoga bermanfaat.

Read more...

What A Bad Day!

>> Rabu, 21 Oktober 2009


okay. maybe i have to take a break. take a deep breath, relax, and calm down.
Now, i can share with you!

Yeah, saya mempunya hari yang buruk sejauh ini. Why? Padahal saya sudah penuh dengan energi positif pagi tadi. Pagi yang indah tadi tiba-tiba berubah menjadi buruk. Let me tell you annoying things one by one:

1
Sebelum ujian hari ini, saya mendapatkan hasil ujian sebelumnya. Dan tau apa nilainya? pokoknya nilainya JELEK!

2
Well, ujian 1 sks hari ini tidak terlalu berat *saya pikir*. Tapi karena kebiasaan bodoh saya yang menulis panjang lebar untuk menjelaskan sejelas-jelasnya, membuat saya lupa waktu bahwa ujian kali ini cuma 50 menit! OMG, baru sadar saat ibu dosen berkata, "waktunya tinggal lima menit lagi." and guess what? saya baru mengerjakan 1, 5 dari 3 nomor. Dan no 3 cukup panjang dan ribet. Damn! tangan saya sampe gemetaran waktu ibu dosen yang sudah stood by di sebelah saya mau menarik lembar jawaban tapi terlihat tidak tega..hugz T.T

3
Berniat untuk menjadi mahasiswa yang baik yang membayar BOP tepat waktu dan berbekal duit dari mama yang baru diberi tadi pagi, saya menuju ke bank ****** *dah pada tau lah*. Saya antri seperti biasa, dengan prosedur yang biasa pula, tapi diakhiri dengan tidak biasanya. Mas teller berkata sambil menyodorkan uang saya kembali,
"Maaf mbak, di komputer kami tertera bahwa sudah dibayarkan".
What?? mustahil bin impossible ada orang yang udah membayar BOP saya. Sepersekian detik saya diam lalu bertanya,
"hah? kok bisa mas? nggak mungkin udah dibayarin."
dan mbak teller di sebelahnya bilang bahwa mungkin dari pihak Universitas masih belum membuka blok saya setelah membayar SPP yang dulu. saya diminta untuk mengurus ke administrasi Universitas. huff...dan mbak nya juga menambahkan bahwa hari ini kebetulan, saya satu-satunya yang tidak bisa membayar. Yang lain udah bisa.
See? saya harus repot mengurus ke administrasi Universitas? setelah ujian saya buruk? dan akhirnya saya belum melakukannya. berharap besok sudah kembali normal.

4
Mungkin yang ini sepele, tapi berhubung baru melalui tiga hal yang membetekan, saya menganggap yang ini juga membetekan. Saya tiba-tiba merasa makan ****mie goreng kesukaan saya akan sangat membantu memulihkan mood saya. Saya sudah melewati beberapa toko saat tiba-tiba ingin makan mie. Alhasil saya sedikit "ngalang" untuk membelinya.
"mbak, ****mie gorengnya ada?", saya menoleh ke arah tangan mbaknya yang mau mengambil mie di kardus, hanya tinggal ada satu buah. Saya pikir, yang penting dapet mie-nya. Then, saat mbaknya mengambil mie yang tinggal satu-satunya, ternyata itu bukan ****mie. Jaahh..sial. "Wah, habis mbak ternyata. baru belanja e".
Dengan putus asa, saya pun bertanya,
"belanjanya masih lama nggak ya mbak?".
"Ya masih lama lah, baru aja kok berangkatnya."
huhuhu..dengan berat hati saya membeli mie goreng yang lain *malu soalnya kalo nggak jadi beli apa-apa >.<*

hmm..yah, begitulah hingga detik ini. semoga semua berubah lagi menjadi hari yang baik. pheeww...

Read more...

>> Senin, 12 Oktober 2009


OMG...what a hectic weeks recently! membuat saya stress sendiri. sebenarnya, apa yang saya rasakan adalah imbas dari apa yang saya lakukan juga. saya lebih memprioritaskan hal-hal yang mungkin menurut orang lain seharusnya tidak menjadi prioritas. heu, tapi tidak apa-apa, saya tidak menyesal. yah, walaupun minggu ini mungkin adalah complaining weeks for me..tapi semoga orang-orang di sekitar saya sabar yaa>.<


saya hanya membutuhkan semangat. saya membutuh recharge semangat. semangat daniar! seperti yang mama saya selalu bilang, "If you say you can, then u can!".

oiya, satu hal yang saya pelajari dari kasus kali ini, yaitu saya harus bersemangat menghadapi konsekuensi dari pilihan yang telah saya ambil dan tetap positive thinking dan optimistic! yeah!

Read more...

saat saya berusaha berdamai dengan diri sendiri

>> Jumat, 02 Oktober 2009


pernahkah anda merasa benar-benar sendirian? saya pernah.
pernahkah anda merasa kesepian? saya pernah.
pernahkah anda merasa bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengerti perasaan anda? saya pernah.
pernahkah anda merasa bahwa semua ini tidak adil untuk anda? saya pernah.

di saat tertentu, saya sering berbicara pada diri saya sendiri bahwa manusia yang paling bisa saya percaya adalah diri saya sendiri, bahwa manusia yang paling tidak mungkin mengkhianati saya adalah diri saya sendiri.

kira-kira setengah tahun belakangan ini, saya kerap kali mencoba untuk berdamai dengan diri saya sendiri. saya merasa yakin bahwa dengan berdamai dengan diri sendiri, hati dan jiwa saya akan lebih tenang, tidak kemrungsung atau tidak terlalu banyak pikiran. tapi setelah 6 bulan berlalu, usaha perdamaian itu belum berhasil juga. pikiran negatif saya masih sering datang berkunjung. kesabaran saya masih sering pergi entah kemana. emosi saya masih tidak stabil. saya masih sulit untuk memaafkan dengan ikhlas. saya masih berpikir bahwa apa yang saya yakini benar harus saya perjuangkan tanpa mengalah.

saya tahu dan sadar betul bahwa usaha perdamaian adalah suatu proses yang tidak bisa/sulit sekali bisa langsung terwujud begitu kita ingin berdamai. namun, saat ini saya merasa sedang di ambang batas toleransi saya. ada beberapa hal yang membuat saya ragu. saya sedang kerap merasa tidak mampu untuk terus berdamai dengan cara bertahan, namun saya juga merasa tidak mampu untuk berdamai dengan cara menyerang.

terus terang, saat ini saya ketakutan melihat masa depan. saya takut bila usaha perdamaian itu gagal dan tidak memberikan dampak yang saya harapkan. saya takut salah melangkah dan jadi terlalu jauh untuk dapat kembali.

mungkin anda bingung dengan apa yang sedang saya bicarakan ini..heu..tapi saya benar-benar ingin sharing. bila di luar sana ada yang merasakan, sudah pernah atau sedang, seperti yang saya gambarkan di atas, apa yang anda lakukan?

Read more...

>> Jumat, 25 September 2009


It's been so long ago since my last post. hmm..i have many things to tell, but i think, now i wanna share about what exactly i'm feeling rite now.


dari beberapa hari yang lalu saya memang sudah merencanakan untuk menulis lagi di blog ini. banyak topik menarik yang ingin saya tulis. apa yang sedang teman-teman rasakan saat ini? bahagia? sedih? atau biasa saja?
saya sedang merasa hampa..*bukan hampa hatiku-nya ungu lho, wkwkwkwk*
saya merasa ada sesuatu yang hilang dari diri dan kehidupan saya. sesuatu yang saya rindukan. impian saya*dulu*, gaya hidup saya*dulu*, diri saya yang dulu. rindu ini memang terkadang muncul seketika dan sebentar saja, tapi selalu cukup kuat hingga membuat mata saya berkaca-kaca. saya benar-benar tahu dan sadar bahwa diri saya yang sekarang sangatlah berbeda dengan yang dulu. banyak faktor yang membuat saya berubah. semoga perubahan ini menjadikan saya lebih baik daripada sebelumnya.

belum lama ini, bertemu dengan keluarga besar termasuk saudara-saudara sepupu saya membuat mata saya terbuka lebar mengenai sisi dunia yang belum saya kenal. saya mempelajari bagian lain dari kehidupan ini. apapun itu, saya mencoba meyakinkan diri saya dan percaya bahwa mungkin apa yang ada pada diri saya sekarang bukanlah apa-apa, tapi inilah yang terbaik dan saya mensyukurinya dan akan menjaganya.

sungguh kecil dan tidak ada apa-apanya diri saya dibanding dunia ini. saya akan berusaha melangkah ke arah kebaikan. doakan saya yaa..saya yakin teman-teman juga sedang mengusahaka hal yang sama..kalau begitu mari ki saling mendoakan=)

wah, sungguh menulis intu menyenangkan ya. sekarag saja saya sudah merasakan efeknya, he. sekarang hati saya terasa lebih ringan dengan berbagi. terimakasih Tuhan, untuk semuanya..^^

Read more...

Manusia, janji dan kelemahan hati

>> Selasa, 14 Juli 2009


Yang namanya manusia itu pastinya besifat manusiawi, ya kan?.Yang namanya manusia itu juga punya yang namanya kelemahan hati. Daripada hantu, setan, iblis dan semacamnya, menurut saya, kelemahan hati manusia itu justru lebih perlu dikhawatirkan, ditakutkan. Saat orang yang kita sayang berjanji kepada kita, misalnya, yang menakutkan bukan godaan yang mungkin akan dihadapinya yang dapat membuatnya melanggar janji itu melainkan kelemahan hatinya untuk memegang janjinya. Bila tekadnya kuat, godaan seperti apa insyaAllah bisa dihadapi. Namun, ya namanya manusia itu tadi, seringnya, tekad hati yang dimiliki tidak sekuat itu sehingga begitu ada godaan, janjinya mulai luntur sedikit demi sedikit.



Kadang, saya ingin memohon agar seseorang yang saya sayangi tidak menjanjikan hal yang sangat indah atau yang sangat saya inginkan, karena saya sadar betul, manusia itu tempatnya lupa dan salah. Bila dalam persentase, besarnya kemungkinan manusia itu melanggar janji saya taksir lebih dari 50%. Dan saat janji itu dilanggar, rasanya akan sangat menyakitkan kan? Namun, walaupun saya sudah mengetahui hal itu, harapan masih ada di dalam diri saya agar orang yang berjanji kepada saya termasuk dalam persentase yang lebih kecil untuk tidak melanggar janji itu. Saya berharap janji-janji itu memiliki dasar tekad yang kuat. Saya berdoa semoga hatinya diberi kekuatan untuk memegang janji itu hingga akhir.



Hmm..sepertinya jadi serius..hehe..tapi semoga bisa dipahami dan memberi manfaat. Sebenarnya, saya juga tidak begitu yakin postingan ini ada yang baca..ahiaghiag..*dasar kepedean bikin blog segala* tapi untuk berekspresi paling tidak..hee..kepuasan sendiri saja x)

Read more...

..just what i feel right away..

>> Kamis, 28 Mei 2009

Read more...

>> Jumat, 30 Januari 2009


Senangnya bila ada orang lain memberi kita kepercayaan. Senang yang dirasakan juga bebarengan dengan rasa tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan itu. Namun, saat seseorang sudah mencium gelagat adanya pengkhianatan **ceilah katanya**, dan dia berkata seperti itu kepada orang yang tertuduh, orang yang tertuduh itu mungkin akan merasakan bukan rasa senang melainkan merasa tertohok jika **saya bilang jika lho ya** si tertuduh memang sudah berkhianat. Aduh, saya sebenarnya tidak suka dengan kata-kata 'khianat' dan kata turunannya. Hhmmm…setelah ini saya akan menyebutnya dengan ******* saja ya. **ingat *nya ada 7 lho, kalo bukan 7 berarti bukan itu..hahahahaha..enggak dink;p**

Saya pernah membaca sebuah kalimat, gini nih 'I Trust You' is a better compliment than 'I Love You' because you may not always trust the person you love but you can always love the person you trust. Hmm..gimana menurut teman-teman? Kalimat itu menggambarkan seberapa ampuhnya kata-kata 'saya percaya kepadamu'.

Kepercayaan itu kan sebuah amanah. Dan sekali orang tidak memegang amanah itu dengan baik, orang itu akan sulit untuk dipercaya orang lain lagi. Hal ini berlaku universal.

Bila seseorang ber*******, seseorang yang memberikan kepercayaan akan merasa kecewa luar biasa. Apalagi jika orang yang memberi kepercayaan itu adalah orang yang tidak mudah percaya pada orang lain, bisa trauma lho **hee…ngomong2 kelebay-an saya sepertinya menurun dari orangtuanya saya sepertinya,,hwakakakaka**. Jadi, teman-teman, ayo kita bersama-sama berjuang menjaga kepercayaan yang diberikan kepada kita ya, selalu ingat dan bayangkan jika kita menjadi orang yang di******* pasti kan tidak enak. Chayo!!

Read more...

I Wanna Grow Old With You

SCM Music Player - seamless music for your Website, Wordpress, Tumblr, Blogger.

About This Blog

blog ini termasuk newbie karena penulisnya memang masih berstatus 'belajar'..tapi, penulis berharap blog ini dapat menjadi media berbagi pengalaman yang memotivasi dan menginspirasi pembaca dan penulisnya sendiri.. tetap semangat semuanya^^

Lorem Ipsum

Click to view my Personality Profile page

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP