What A Bad Day!
>> Rabu, 21 Oktober 2009
okay. maybe i have to take a break. take a deep breath, relax, and calm down.
Now, i can share with you!

Yeah, saya mempunya hari yang buruk sejauh ini. Why? Padahal saya sudah penuh dengan energi positif pagi tadi. Pagi yang indah tadi tiba-tiba berubah menjadi buruk. Let me tell you annoying things one by one:
1
Sebelum ujian hari ini, saya mendapatkan hasil ujian sebelumnya. Dan tau apa nilainya? pokoknya nilainya JELEK!
2
Well, ujian 1 sks hari ini tidak terlalu berat *saya pikir*. Tapi karena kebiasaan bodoh saya yang menulis panjang lebar untuk menjelaskan sejelas-jelasnya, membuat saya lupa waktu bahwa ujian kali ini cuma 50 menit! OMG, baru sadar saat ibu dosen berkata, "waktunya tinggal lima menit lagi." and guess what? saya baru mengerjakan 1, 5 dari 3 nomor. Dan no 3 cukup panjang dan ribet. Damn! tangan saya sampe gemetaran waktu ibu dosen yang sudah stood by di sebelah saya mau menarik lembar jawaban tapi terlihat tidak tega..hugz T.T
3
Berniat untuk menjadi mahasiswa yang baik yang membayar BOP tepat waktu dan berbekal duit dari mama yang baru diberi tadi pagi, saya menuju ke bank ****** *dah pada tau lah*. Saya antri seperti biasa, dengan prosedur yang biasa pula, tapi diakhiri dengan tidak biasanya. Mas teller berkata sambil menyodorkan uang saya kembali,
"Maaf mbak, di komputer kami tertera bahwa sudah dibayarkan".
What?? mustahil bin impossible ada orang yang udah membayar BOP saya. Sepersekian detik saya diam lalu bertanya,
"hah? kok bisa mas? nggak mungkin udah dibayarin."
dan mbak teller di sebelahnya bilang bahwa mungkin dari pihak Universitas masih belum membuka blok saya setelah membayar SPP yang dulu. saya diminta untuk mengurus ke administrasi Universitas. huff...dan mbak nya juga menambahkan bahwa hari ini kebetulan, saya satu-satunya yang tidak bisa membayar. Yang lain udah bisa.
See? saya harus repot mengurus ke administrasi Universitas? setelah ujian saya buruk? dan akhirnya saya belum melakukannya. berharap besok sudah kembali normal.
4
Mungkin yang ini sepele, tapi berhubung baru melalui tiga hal yang membetekan, saya menganggap yang ini juga membetekan. Saya tiba-tiba merasa makan ****mie goreng kesukaan saya akan sangat membantu memulihkan mood saya. Saya sudah melewati beberapa toko saat tiba-tiba ingin makan mie. Alhasil saya sedikit "ngalang" untuk membelinya.
"mbak, ****mie gorengnya ada?", saya menoleh ke arah tangan mbaknya yang mau mengambil mie di kardus, hanya tinggal ada satu buah. Saya pikir, yang penting dapet mie-nya. Then, saat mbaknya mengambil mie yang tinggal satu-satunya, ternyata itu bukan ****mie. Jaahh..sial. "Wah, habis mbak ternyata. baru belanja e".
Dengan putus asa, saya pun bertanya,
"belanjanya masih lama nggak ya mbak?".
"Ya masih lama lah, baru aja kok berangkatnya."
huhuhu..dengan berat hati saya membeli mie goreng yang lain *malu soalnya kalo nggak jadi beli apa-apa >.<*
hmm..yah, begitulah hingga detik ini. semoga semua berubah lagi menjadi hari yang baik. pheeww...

0 komentar:
Posting Komentar