Manusia, janji dan kelemahan hati
>> Selasa, 14 Juli 2009
Yang namanya manusia itu pastinya besifat manusiawi, ya kan?.Yang namanya manusia itu juga punya yang namanya kelemahan hati. Daripada hantu, setan, iblis dan semacamnya, menurut saya, kelemahan hati manusia itu justru lebih perlu dikhawatirkan, ditakutkan. Saat orang yang kita sayang berjanji kepada kita, misalnya, yang menakutkan bukan godaan yang mungkin akan dihadapinya yang dapat membuatnya melanggar janji itu melainkan kelemahan hatinya untuk memegang janjinya. Bila tekadnya kuat, godaan seperti apa insyaAllah bisa dihadapi. Namun, ya namanya manusia itu tadi, seringnya, tekad hati yang dimiliki tidak sekuat itu sehingga begitu ada godaan, janjinya mulai luntur sedikit demi sedikit.
Kadang, saya ingin memohon agar seseorang yang saya sayangi tidak menjanjikan hal yang sangat indah atau yang sangat saya inginkan, karena saya sadar betul, manusia itu tempatnya lupa dan salah. Bila dalam persentase, besarnya kemungkinan manusia itu melanggar janji saya taksir lebih dari 50%. Dan saat janji itu dilanggar, rasanya akan sangat menyakitkan kan? Namun, walaupun saya sudah mengetahui hal itu, harapan masih ada di dalam diri saya agar orang yang berjanji kepada saya termasuk dalam persentase yang lebih kecil untuk tidak melanggar janji itu. Saya berharap janji-janji itu memiliki dasar tekad yang kuat. Saya berdoa semoga hatinya diberi kekuatan untuk memegang janji itu hingga akhir.
Hmm..sepertinya jadi serius..hehe..tapi semoga bisa dipahami dan memberi manfaat. Sebenarnya, saya juga tidak begitu yakin postingan ini ada yang baca..ahiaghiag..*dasar kepedean bikin blog segala* tapi untuk berekspresi paling tidak..hee..kepuasan sendiri saja x)


0 komentar:
Posting Komentar