diagram (sifat) manusia

>> Senin, 08 Juni 2009




Sebenarnya, saya sudah lama ingin menulis tentang yang saya tuliskan ini. Namun, mood menulis saya baru datang lagi hari ini. Saya tertarik dengan salah satu kalimat yang diucapkan oleh salah satu dosen saya di awal kuliahnya. Kalimatnya saya lupa bagaimana tepatnya, tapi intinya, beliau mengatakan bahwa manusia itu bila bersama dengan manusia yang lain akan memberikan pengaruh pada dirinya seperti fenomena diagram fasa. Misalkan saja, seorang laki-laki dengan sifat dan karakternya dengan seorang perempuan yang memiliki perbedaan tentunya dalam sifat dan karakter bila bersama (menikah, misalnya) akan menciptakan kondisi yang berbeda pada sifat dan karakter mereka. Perbedaan itu bisa tepat berada di antara keduanya atau bisa condong ke salah satu saja. Seperti misalnya pada gambar di bawah ini:






Begitu mendengar beliau mengatakan hal itu, saya tergelitik untuk membahasnya lebih lanjut. Saya setuju dengan apa yang beliau katakan. Menurut saya, bagaimana seseorang bersikap, bagaimana karakter seseorang berkembang akan berbeda-beda tergantung lingkungannya. Dan yang paling mempengaruhi ialah karakter dan sifat dari orang yang paling dekat dengannya. Coba anda perhatikan, tanpa disadari, manusia itu cenderung akan berkelompok dengan orang yang membuat mereka nyaman. Dan biasanya yang membuat mereka nyaman ialah orang yang memiliki kemiripan dengan mereka, bisa dalam bentuk apapun. Bisa persamaan karakter, sifat atau visi dan cara berpikir. Setelah berkelompok, masing-masing tentu saja mempunyai khasnya masing-masing. Dan dari kekhasan tiap anggota kelompok itu akan membentuk kekhasan baru dari kelompok tersebut. Kekhasan tiap orang akan mempengaruhi kekhasan satu sama lain. Hmm...sederhana memang, tapi diagram fasa sungguh menggambarkan hal tersebut. Mungkin bisa juga dibuat diagram (sifat) manusia yang tentu saja akan sangat banyak kombinasinya..hahahahaha..

Saya mencoba melihat kembali diri saya selama bertahun-tahun ke belakang. Saya sungguh merasakan perbedaannya. Sejak TK hingga kuliah, karakter saya terus berkembang. Dan yang paling dekat ini ialah perkembangan karakter saya setelah saya bersama pacar saya yang sekarang *yang saya harap menjadi yang terakhir.Aamiin^o^*. Saya merasa bertambah dewasa dan cara berpikir saya sedikit banyak terpengaruh olehnya. Umm..bagaimana dengan dia ya? Wah, saya juga belum menanyakannya..he..apa anda merasakannya juga? Saat bergaul dengan si A dan si B pasti sikap anda juga berbeda. Dan akan berbeda lagi bila dengan si C. Kira-kira begitulah.

Yupz, akhirnya saya menulis juga tentang ini. At least, satu hal yang ingin saya tulis sudah terselesaikan. Terus semangat untuk semuanya!^o^


Read more...

ceritera nomor satu

>> Minggu, 31 Mei 2009

Hi dunia,
Sudah lama saya tidak berceritera. Banyak hal menarik yang saya alami tiap harinya. Dan kali ini saya ingin bercerita tentang cerita yang agak konyol dan membuat malu orang yang mengalaminya. Begini ceritanya..

Hari itu, minggu *kalau tidak salah* jam makan siang, ada seorang perempuan bersama keluarganya sedang berada di toko perlengkapan bayi di salah satu jalan besar di kota Yogyakarta. Perempuan itu sedang memilih-milih barang apa yang sekiranya cocok untuk ia jadikan kado kelahiran keponakannya yang kedua, cowok mungil yang lucu. Saat itu peremouan tersebut mengenakan kaos garis-garis, jeans dan jilbab berwarna kuning kunyit. Saat sedang memberi pendapat kepada sang ibu tentang baju mana yang lebih bagus, tiba-tiba ada seorang ibu tua *seorang nenek sepertinya* yang dengan wajah agak juteknya *ooppz, maaf nek, saya hanya jujur >.<* bertanya kepada perempuan tersebut "baju untuk umur dua tahunan di sebelah mana ya?". Deg! "gila ni nenek, emang saya pramuniaganya", ujar perempuan tersebut dalam hati dengan sambil berpura-pura tidak mendengar pertanyaan si nenek itu. Harapannya si agar supaya si nenek sadar dengan sendirinya sehingga tidak merasa malu. Tapi, alih-alih sadar sendiri, si nenek malah bertanya lagi dengan suara yang lebih keras. Jaaah, si nenek masih belum sadar. Perempuan itu langsung menengok kiri-kanan dan menyadari bahwa warna jilbabnya sama dengan baju pramuniaga di situ. Perempuan itu akhirnya menjawab, "uuhhmmm, maaf bu, saya kurang tahu", dengan muka jutek juga karena kesal dikira pramuniaga. Dan, astaga, tanggapan si nenek yaitu menatap tajam ke arah perempuan itu seakan-akan bilang "nggak sopan banget ni pegawai di sini", lalu pergi begitu saja menghancurkan puing-puing harapan perempuan tersebut atas permintaan maaf dan rasa malu dari si nenek *Omigosh!*. Dan dengan teganya, ibu dari perempuan itu langsung tertawa terbahak-bahak dan menjadikannya bahan ejekan untuk anaknya itu.

Aduadu, memalukan sekali. Apa anda pernah mengalami hal yang sama? Rasanya pasti gonduk *kata orang Jawa*. Hahahaha...tapi ada satu pelajaran yang saya petik dari cerita di atas, yaitu jangan pernah memakai jilbab warna kuning kunyit
bila sedang membeli perlengkapan bayi di toko *i****.

Salam semangat, dunia!

Read more...

..just what i feel right away..

>> Kamis, 28 Mei 2009

Read more...

Teknologi Membran

>> Rabu, 29 April 2009

Teknologi membran telah menarik minat beberapa pihak untuk memanfaatkannya seoptimal mungkin. Teknologi membran ini merupakan teknologi yang bisa dibilang merupakan salah satu hot issue yang ramai dibicarakan. Apa sebenarnya teknologi membran ini? Seperti apa pemanfaatannya? Keuntungan apa saja yang bisa diperoleh dari penggunaan teknologi membran?

Membran ialah lapisan suatu material yang dapat digunakan sebagai pembatas antara dua fase berbeda dimana hanya partikal, molekul atau substansi tertentu saja yang dapat menembusnya. Membran ini memiliki ketebalan yang berbeda-beda dan bisa memiliki struktur yang homogen maupun nonhomogen. Selain itu ukuran pori-porinya pun berbeda-beda. Skema ukuran-ukuran partikel yang dapat menembus membran digambarkan pada gambar berikut ini.

[Gambar 1. Skema Ukuran Partikel yang Menembus Membran]


Teknologi membran ialah teknologi yang memanfaatkan prinsip dari membran ini. Teknologi ini sudah banyak diaplikasikan dalam pengolahan air, pengolahan gas dan pengolahan limbah. Teknologi membran ini memanfaatkan prinsip pemisahan dengan membran yang memiliki banyak keunggulan, yaitu, tidak memerlukan zat kimia tambahan, hanya memerlukan energi minimum, bisa secara selektif menyaring komponen-komponen tertentu dan lain sebagainya.

Salah satu teknologi membran yang banyak didengar adalah Reverse Osmosis (RO). Air RO itu juga memanfaatkan membran untuk menyaring air yang akan digunakan sebagai air minum. Pada osmosis, pelarut akan berpindah dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi, sedangkan reverse osmosis, pelarut dipaksa untuk berpindah dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah dengan bantuan tekanan dari luar. Mengapa pemanfaatan ini cocok digunakan untuk menyaring air minum? Hal ini tidak lain karena RO tidak memerlukan zat kimia lain, ukuran pori-porinya mendekati piktometer sehingga dapat memisahkan virus dan bakteri, dapat menyaring molekul-molekul dengan berat molekul rendah (contoh: garam anorganik, sukrosa, glukosa) dan mudah digunakan.

[Gambar 2. Proses Reverse Osmosis pada Desalinasi Ail Laut]


Salah satu kekurangan penggunaan prinsip RO pada pemurnian (desalinasi) air bersih yaitu setelah berjalan cukup lama, kemungkinan akan terjadi penyumbatan membran yang disebabkan oleh pertumbuhan alga atau selaput-biologis bakteri. Hal ini bisa diakali dengan penambahan klorin untuk membunuh mikroorganisme biologis sehingga tidak terjadi pertumbuhan alga atau selaput-biologis bakteri. Namun, karena membran yang biasa digunakan adalah membran berbasis poliamoida, maka penambahan klorin juga dapat merusak membran tersebut. Alternatif yang digunakan menjadi, penambahan klorin dilakukan sebelum air melewati membran, kemudian ditambahkan lagi setelahnya. Hal ini menjadikan penggunaan RO kurang efisien.Dewasa ini, peneliti dari Amerika dan Korea telah menemukan alternatif lain yang lebih efisien, yaitu dengan mengganti membrannya dengan membran berbasis polisulfon yang lebih tahan terhadap klorin. Berikut kutipan yang disadur dari http://www.rsc.org/chemistryworld/, “Polisulfon memiliki ketahanan terhadap klorin yang lebih baik dibanding poliamida karena rantai utamanya terdiri dari cincin-cincin aromatik dan ikatan karbon, sulfur dan oksigen yang kuat," papar Ho Bum Park, yang memimpin salah satu tim peneliti di Universitas Ulsan, Korea Selatan. "Dengan demikian, polisulfon tidak mengandung ikatan-ikatan amida yang sensitif terhadap serangan klorin cair." Polisulfon sebelumnya telah digunakan untuk desalinasi, tetapi air tidak mengalir dengan baik melalui material ini. Ini diatasi dengan merubah cara pembuatan polimer ini, kata Benny Freeman, yang memimpin tim peneliti lain di Universitas Texas Austin. "Dulunya, gugus-gugus hidrofil ekstra ditambahkan ke polimer setelah polimerisasi sehingga menempatkan gugus-gugus ini pada posisi yang paling tidak stabil. Sebagai gantinya, kami memadukan gugus-gugus ini kedalam monomer, sehingga ketika polimerisasi terjadi gugus-gugus ini berpadu secara langsung dengan struktur polimer."

Dari penjabaran di atas, diharapkan kita lebih mengenal teknologi membran. Semoga pemanfaatan teknologi ini dapat terus berkembang dengan baik.

Read more...

>> Jumat, 30 Januari 2009


Senangnya bila ada orang lain memberi kita kepercayaan. Senang yang dirasakan juga bebarengan dengan rasa tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan itu. Namun, saat seseorang sudah mencium gelagat adanya pengkhianatan **ceilah katanya**, dan dia berkata seperti itu kepada orang yang tertuduh, orang yang tertuduh itu mungkin akan merasakan bukan rasa senang melainkan merasa tertohok jika **saya bilang jika lho ya** si tertuduh memang sudah berkhianat. Aduh, saya sebenarnya tidak suka dengan kata-kata 'khianat' dan kata turunannya. Hhmmm…setelah ini saya akan menyebutnya dengan ******* saja ya. **ingat *nya ada 7 lho, kalo bukan 7 berarti bukan itu..hahahahaha..enggak dink;p**

Saya pernah membaca sebuah kalimat, gini nih 'I Trust You' is a better compliment than 'I Love You' because you may not always trust the person you love but you can always love the person you trust. Hmm..gimana menurut teman-teman? Kalimat itu menggambarkan seberapa ampuhnya kata-kata 'saya percaya kepadamu'.

Kepercayaan itu kan sebuah amanah. Dan sekali orang tidak memegang amanah itu dengan baik, orang itu akan sulit untuk dipercaya orang lain lagi. Hal ini berlaku universal.

Bila seseorang ber*******, seseorang yang memberikan kepercayaan akan merasa kecewa luar biasa. Apalagi jika orang yang memberi kepercayaan itu adalah orang yang tidak mudah percaya pada orang lain, bisa trauma lho **hee…ngomong2 kelebay-an saya sepertinya menurun dari orangtuanya saya sepertinya,,hwakakakaka**. Jadi, teman-teman, ayo kita bersama-sama berjuang menjaga kepercayaan yang diberikan kepada kita ya, selalu ingat dan bayangkan jika kita menjadi orang yang di******* pasti kan tidak enak. Chayo!!

Read more...

I Wanna Grow Old With You

SCM Music Player - seamless music for your Website, Wordpress, Tumblr, Blogger.

About This Blog

blog ini termasuk newbie karena penulisnya memang masih berstatus 'belajar'..tapi, penulis berharap blog ini dapat menjadi media berbagi pengalaman yang memotivasi dan menginspirasi pembaca dan penulisnya sendiri.. tetap semangat semuanya^^

Lorem Ipsum

Click to view my Personality Profile page

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP