Tanpa Nama (Her) #16

>> Kamis, 10 Desember 2015

Ah, tempat ini masih sama. Sama menenangkannya. I used to love spending time here, but no more since Khiar said that cruel thing to me because this place is just like him. Khiar also has the same magic, he can calm me down just by giving me his smile.


Saya sampai duluan. Sengaja, biar saya bukan yang 'mencari-cari'. Haha, alasan ya? Bilang saja saya sudah kangen berat. :D

Saya memilih duduk di pojok tepi jendela, di tempat favorit kami. Dari sini kami dulu sering kali seenak hati memberikan komentar tentang orang yang sedang lalu lalang. Menerka-nerka apa yang sedang mereka obrolkan hanya dengan melihat ekspresi raut muka. Hihi,, i love that times. 


Read more...

Tanpa Nama (His) #15

>> Selasa, 08 Desember 2015

"Bisa. I have time on Friday night. Mau ketemu dimana?". Dia membalas pesan saya. Baiklah, Jumat adalah tiga hari lagi. Semoga semua berjalan dengan baik. Saya akan menjelaskan semuanya mulai dari titik awal. Saya tidak mau menyesal lagi. Saya tidak mau melarikan diri lagi.

Waktu mungkin sudah memisahkan kami sekian lama, namun, waktu juga yang membuat saya mengerti bahwa ternyata bila perasaanmu sedalam ini, bukankah layak bila diperjuangkan hingga di ujung batas walau mungkin tak berbalas?

Tiga hari terasa tak sebentar. Gugup saya tidak kunjung pergi. Apakah baru dapat hilang dengan sebuah pertemuan?

Read more...

Tanpa Nama (Her) #14

>> Senin, 07 Desember 2015

1 New Message. I check it, and i find his name. Khiar. Saya nggak lagi mimpi kan? Eh, jangan GR dulu, jangan-jangan cuma salah kirim, atau test contact .. haha. Why is my heart pounding so fast? It's just a text, please, saya nggak boleh lebay. Saya menarik nafas panjang, lalu membuka pesan darinya.

Kalau tujuan dia mengirim pesan ini untuk membuat saya sesak nafas, dia sudah berhasil. So, how should i reply this? I have to calm down first. Well, Khiar, where have you been? Why now? I want to ask those questions to him.

Read more...

Tanpa Nama (His) #13

>> Minggu, 05 April 2015

"Hey, bisa ketemu minggu ini?", sent to her. I need to meet her. If you think that it's only emotional move from me, you are definitely wrong. I have planned to meet her since last year. Then, why now? I know you would ask about that. My answer is, because i just know that it has to be now. Haha.. Absurd ya jawaban saya?

Sudah satu jam berlalu dan masih belum ada balasan. Saya pun mengirimkan pesan lagi, "Ah, saya lupa. Ini Khiar.". Terkirim.

Read more...

Tanpa Nama (Her) #12

>> Minggu, 22 Maret 2015

Sudah hampir dua tahun. I'm single now. Jalan-jalan kesana kemari sendiri. Menikmati hidup dengan cara berbeda. Eh, kenapa saya jadi merasa seperti orang tua? haha.. Well, teman saya tambah banyak sekarang. Hidup saya seru, menemui hal berbeda setiap hari, I am just happy.


Saya happy, tapi saya rindu. Oh, pardon my language. Aaaahh, saya kangen, kangen, kangen. Sama siapa? Sama dia, Dia yang hanya sebentar saja mampir di kehidupan saya, physically, but seems like forever stays in my life. Bingung? Yes, i am. I miss you damn so much, the man who confuse me even after years!

I grab my phone, spontaneously select his name in my phone book. Then suddenly i remember, that i had humiliated myself before by making the first move, by texting him first without being replied. Come on, i ain't a type of person who makes same mistake twice, am i? Daripada memikirkan dia yang belum tentu memikirkan saya, lebih baik saya memikirkan rencana liburan saya berikutnya. Raja Ampat, everyone?

Read more...

I Wanna Grow Old With You

SCM Music Player - seamless music for your Website, Wordpress, Tumblr, Blogger.

About This Blog

blog ini termasuk newbie karena penulisnya memang masih berstatus 'belajar'..tapi, penulis berharap blog ini dapat menjadi media berbagi pengalaman yang memotivasi dan menginspirasi pembaca dan penulisnya sendiri.. tetap semangat semuanya^^

Lorem Ipsum

Click to view my Personality Profile page

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP