Tanpa Nama (Her) #12

>> Minggu, 22 Maret 2015

Sudah hampir dua tahun. I'm single now. Jalan-jalan kesana kemari sendiri. Menikmati hidup dengan cara berbeda. Eh, kenapa saya jadi merasa seperti orang tua? haha.. Well, teman saya tambah banyak sekarang. Hidup saya seru, menemui hal berbeda setiap hari, I am just happy.


Saya happy, tapi saya rindu. Oh, pardon my language. Aaaahh, saya kangen, kangen, kangen. Sama siapa? Sama dia, Dia yang hanya sebentar saja mampir di kehidupan saya, physically, but seems like forever stays in my life. Bingung? Yes, i am. I miss you damn so much, the man who confuse me even after years!

I grab my phone, spontaneously select his name in my phone book. Then suddenly i remember, that i had humiliated myself before by making the first move, by texting him first without being replied. Come on, i ain't a type of person who makes same mistake twice, am i? Daripada memikirkan dia yang belum tentu memikirkan saya, lebih baik saya memikirkan rencana liburan saya berikutnya. Raja Ampat, everyone?

Read more...

Jangan Asal Komentar

>> Kamis, 04 Desember 2014

Lucu ya kalau melihat orang yang tidak tahu apa-apa. tidak tahu alasannya, tidak tahu masalahnya, lalu seenak hati berkomentar pedas dan tidak mengenakkan hati. Saya rasa banyak orang yang sadar tidak sadar pernah juga bersikap seperti itu alias (kalau kata saya) bersikap judgemental.

Saya akui, saya pun pernah seperti itu. Dan sampai sekarang masih terus mencoba memperbaikinya. Yah, paling tidak sudah mengalami peningkatan lah, yaitu dengan cara komentar dalam hati saja. Lalu mencoba memposisikan diri di dia.

Kita, mereka, kamu, dan saya tidak berhak sama sekali untuk menjudge orang lain, IMHO. Komentar dan kritik boleh sekali. Namun lihat dulu benar-benar situasinya, dan sampaikan dengan baik. Kalau orang Jawa bilang, "ojo asal nylekop". Ingat, kata-kata yang sudah diucapkan tidak bisa ditarik lagi. Kalau orang yang dikomentari bisa menyikapi dengan baik sih tidak apa-apa, lha kalau orangnya tersinggung dengan kata-kata kita? Memangnya enak?

Intinya, coba lah lebih berempati. Lebih baik diam daripada berkomentar yang tidak pas. Sebaliknya, untuk orang yang dikomentari, lebih baik balas dengan senyuman dan jangan dengan emosi.

Yosh, sekian curhatan saya. Keep smilling, teman-teman! ^^

Read more...

Menapaki Waktu

>> Jumat, 13 September 2013

Lagi-lagi saya merasa sedang di tengah kekacauan. Sepertinya saya sedang berproses lagi, sedang menghadapi ujian kenaikan kelas dalam hal kedewasaan ;)


In short, saya punya satu, dua, tiga, empat, lima, umm, banyak sekali hal yang ingin saya lakukan! 24 jam terasa tidak cukup. 24 jam terasa sangat sayang dilewatkan begitu saja tanpa melakukan hal yang saya inginkan atau paling tidak melakukan hal yang dapat membantu saya menggapai apa saja yang ingin saya raih.


Seorang sahabat pernah memberi saya dua kado yang mengingatkan saya tentang waktu. Sahabat yang sama, mengingatkan saya tentang pentingnya menikmati momen yang ada di saat saya masih remaja, dan menjelang pernikahan saya. Mungkin dia sudah lupa, tapi saya tidak akan lupa :3


Waktu itu mahal lho, kawan! Jadi jangan lewatkan satu detik pun tanpa melakukan sesuatu yang memang cukup berharga untuk dirimu. Kamulah yang paling bisa menilai yang mana yang cukup berharga untukmu. Iya kan?


Kembali lagi ke kekacauan tadi, kali ini saya harap bisa naik kelas dan ranking 1! Hahaha,, absurd ya? Tidak apalah ya, sekali-kali. Cheers! Enjoy your time ya :)


di dalam kereta, di perjalanan hati
21:32
13.09.13

Read more...

Ayo Sibuk dengan Hati Ceria!

>> Selasa, 10 September 2013

Menjelang summit meeting, pekerjaan yang saya lakukan menjadi makin banyak. Kali ini pun saya perlu membawa kerjaan pulang ke rumah. Bahkan di kereta pun saya perlu membuka laptop untuk mengerjakan pekerjaan rumah saya itu.


Kalau mau menilik kembali paragraf saya di atas, saya menggunakan kata 'perlu' dan bukan 'harus'. Kenapa? Bila saya menulis ini secara spontan, mungkin kata yang terbesit pertama kali ialah 'harus'. Namun kali ini, saya menulis dengan penuh kesadaran (biasanya agak ngelantur, haha. red). Saya di sini sedang mencoba melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Bila saya menganggap kesibukan saya itu sebagai suatu keharusan, maka yang terjadi kesibukan saya itu menjadi sebuah beban. Sedangkan bila saya menganggapnya sebagai suatu keperluan, maka kesibukan itu menjadi suatu pilihan. Jadi kali ini, saya memilih untuk sibuk. Bukan sok-sok an atau bagaimana, tapi kali ini saya memilih untuk bertangungjawab terhadap pekerjaan saya. Saya ingin berusaha dengan sebenar-benarnya untuk menyelesaikan pekerjaan saya. Rumit? Belibet?  Saya tidak bermaksud membuat pusing yang membaca ya :D

Melihat dari sisi itu, saya merasa lebih positif. Kesibukan yang sebelumnya mungkin saya keluhkan, sekarang dapat saya nikmati. Dengan menikmatinya, saya pun jadi bisa belajar. Belajar apa? Belajar apa saja! Belajar sabar, belajar teliti, belajar mengatur waktu, dan belajar-belajar yang lain! :D

Intinya, ayo kita nikmati momen saat ini dengan sebaik-baiknya. We are living in the present, right! ;)

Cheers!  

Read more...

Care to join? Or just want to buy? Click it or contact me :D

>> Senin, 02 September 2013

Oriflame Cosmetics Oriflame Cosmetics

Read more...

I Wanna Grow Old With You

SCM Music Player - seamless music for your Website, Wordpress, Tumblr, Blogger.

About This Blog

blog ini termasuk newbie karena penulisnya memang masih berstatus 'belajar'..tapi, penulis berharap blog ini dapat menjadi media berbagi pengalaman yang memotivasi dan menginspirasi pembaca dan penulisnya sendiri.. tetap semangat semuanya^^

Lorem Ipsum

Click to view my Personality Profile page

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP